Mira duduk dengan gelisah di sebuah kafe bertema garden, di hadapannya duduk Zio dan Ajeng yang memperhatikan tingkah Mira. Tanpa sadar Ajeng terkekeh kecil melihat Mira yang dengan gelisah meremas-remas kedua tangannya. "Mbak Ajeng!" seru Mira jengkel karena ditertawakan oleh Ajeng. "Sorry sorry ...." Ajeng mengibas-ngibaskan sebelah tangannya sambil memegangi perutnya yang terasa diaduk-aduk karena tertawa. "Hmm permisi? Apa anda Mira Saraswati?" seseorang menyela percekcokan kecil antara Ajeng dan Mira. "Iya, apa anda Bian Candra?" Zio yang dari tadi sibuk tertunduk dengan tablet-nya langsung mendongak begitu mendengar Mira menyebut nama lengkap seseorang yang dikenalnya. "Bian?" Zio meyakinkan penglihatannya sekarang, begitu juga dengan Bian yang baru saja sadar jika ada seorang

