Ada yang beda

1019 Kata
POV FATTAH DEJOHA Setelah pikiranku tenang, aku segera bangkit dari duduk meninggalkan taman, masuk kerumah langsung menuju tangga, bertemu dengan Jane dan putriku, aku langsung menggendongnya, ingin rasanya aku bersama mereka, tapi ada yang harus ku urus, aku membuka knop pintu mendapati ruangan kamar yang gelap , hanya lampu tidur yang remang remang, kudapati punggung Farah yang berada dalam selimut. " Aku tau kamu gak tidur, kita harus bicara". seru Joha membuka pembicaraan, Farah membuka selimutnya, dan mulai bicara " kamu yang maunya apa?." tanya Farah " mau waktu kamu." jawab Joha Tanpa waktu berlama-lama Farah langsung menarik Joha keranjang, Farah langsung menyambar bibir Joha dan langsung melumat habis, Joha yang jarang dan lama tidak merasakan kehangatan tubuh seorang istri kini tidak bisa menahan hasrat untuk bercinta, ia pun tidak mau kalah ikut melumat bibir Farah, mereka berbalas kecup, keduanya saling membuka pakaian masing-masing dengan tergesa-gesa karena gairah yang lama tidak disalurkan, bibir Joha menyapu leher jenjang Farah, dikecup dihisap, hingga Farah tidak bisa menahan desahanya, perlahan tapi pasti bibir Joha menjalar ke dua p******a Farah, dijilatnya lalu dihisap secara bergantian, hingga Farah merasa terbang, karena nikmat yang tak tertahankan, tangan Joha tidak tinggal diam, ia menyentuh kedua gudukan itu dan ia mainkan, bibirnya menyapu perut Farah lalu ia kecup, tanpa menunggu lama, ia buka kedua kaki Farah, karena eraksinya sudah siap untuk masuk kesarang, dengan sekali hentakkan eraksi Joha sudah masuk sempurna, perlahan ia ayun ayunkan, semakin lama semakin cepat, Joha terus bergerak menggagahi Farah, tak henti-hentinya Farah mendesah, karena nikmat yang tiada tara. Disebalik pintu ada Jane yang menyaksikan percintaan mereka, karena melihat bagaimana kegagahan Joha yang dilihat dari bayangan yang remang-remang, ada yang Jane ingin, ya ia ingin, ingin berada dibawah kekuasaan Joha, tapi sebisa mungkin ia usir pikiran kotornya, tanpa ia sadari Joha menyadari kehadirannya, Joha terlupa kalau pintu kamarnya masih setengah terbuka, dilantai atas hanya ada kamarnya, kamar Jane dan kamar tamu, Jane yang awalnya ingin meminta stock s**u, kini jadi malah melihat sepasang suami istri bercinta. Joha tersenyum kearah Jane, Jane yang sadar bahwa ia ketahuan melihat langsung meninggalkan kamar Joha, ketika menyadari kehadiran Jane, Joha sudah menumpahkan segala hasratnya, ada rasa kecewa ketika ia melihat Jane yang melihat percintaannya. setelah selesai bercinta Farah kelelahan lalu tidur, sedangkan Joha pergi kekamar mandi untuk membersihkan tubuhnya, lalu menggunakan baju santai, ia pergi menuju kamar Jane. Tok tok tok bunyi ketukan pintu " Iya sebentar". jawab Jane, sambil membuka pintu, setelah kebuka Jane terkejut bukan main, laki-laki yang tadi dengan gagahnya sedang bercinta sedang berada didepannya, setelah membuka pintu, tanpa bicara Joha langsung masuk kekamar Jane tanpa bicara, " eeh eeh bg, kok kesini, ngapain? gak baik masuk kekamar anak gadis loh." sambung Jane " mau tidur sama kamu." jawab Joha sambil duduk diranjang samping putri nya, Jane langsung kaget mendengar jawaban dari Joha, Joha langsung ketawa melihat expresi Jane, " Hahaha, santai aja tu muka, taulah abg kamu udah lihat betapa hotnya abg, kamu mau apa kekamar abg? mau coba?." sambung Joha sambil menggoda Jane " hmmm hmmm, makanya kunci pintunya bg, Jane mau minta stock s**u kok, abg jangan ngarang ya." kesel Jane " hahahaha, bercanda Jane, tapi kalau kamu benaran mau juga ga papa". ketawa Joha terbahak melihat wajah Jane yang kesel " aaah udah aah, abg keluar deh Jane mau tidurin Hana dulu". kata Jane sambil menuju keatas ranjang, seringai diwajah tampan Joha ia langsung berbisik ditelinga Jane, " gak tidurin abg sekalian?". bisik Joha tubuh Jane meremang seketika mendapati bisikan atas pertanyaan Joha , dengan reflek ia mencubit perut Joha " aaaaakk, ooh jadi kamu mau mulai duluan ya". goda Joha Jane mulai malu pipinya merona digoda Joha "iiih apaan sih, abg keluar aku mau tidur." bohong Jane Bukan malah keluar Joha malah duduk disoffa kamar Jane, dari tempat yang duduknya ia sambil tersenyum melihat Jane yang sedang meniduri Hana, 'Ntah kenapa hatiku bahagia jika dekat dengan Jane, ingin rasanya aku memilikinya, tapi aku tau rasa ini salah, aku memiliki istri dan mana mungkin juga Jane menyukaiku, Jane wanita yang cantik, pintar, dari keluarga kaya, Uncle Patra pasti menginginkan menantu yang benar-benar baik, yang bisa menjaga putri satu-satunya, lelaki yang seperti apa yang akan mendampingi mu Jane' Joha larut dalam pikirannya. lalu dikejutkan dengan teguran Jane " abg gak keluar, Hana udah bobok ni." ucap Jane Joha pun sadar akan lamunannya " ah, iya nih mau keluar kok." kata Joha bangun dari duduknya menuju ranjang mencium putrinya," Goodnight sayang papa." Joha langsung keluar dari kamar tanpa berpamitan lagi dengan Jane. POV JANE ANESTAPUTRI Andai saja kau ini duda abg, aku pasti bersedia menjadi bagian dalam hidupmu, menjaga putrimu, setiap berdekatan denganmu aku tidak bisa mengontrol setiap detak jantungku, aku sepertinya sudah gila aku bahkan tidak bisa tidur karna terbayang dengan bayangan betapa hotnya abg, ingin rasanya aku merasakan apa yang kak Farah rasakan, aku bisa gilaaa, bagaimana mungkin aku mengagumi pria yang sudah beristri, aku harus singkirkan pikiran kotor ini dan meyakini bahwa aku tidak mencintai suami orang." pikiran Jane terbayang-bayang dengan pristiwa yang disaksikannya itu dan ingin menepis segala rasa kagumnya terhadap Joha. seberusaha mungkin Jane memejamkan mata, tapi bayang itu selalu menghantuinya, ia bangun mengambil handphonenya membuka lagu, ia pun ikut bernyanyi, setelah beberapa lagu sudah ia putarkan, bukan mengantuk ia bahkan haus, dengan terpaksa ia turun kelantai satu untuk minum, ia membuka pintu perlahan takut Hana terbangun, ia turun tangga was-was jika ada Joha, ia takut bayangan wajah Joha muncul lagi, ia segera menuju kedapur dan langsung mengambil gelas dan air dengan sekali tegukkan. Joha yang baru turun pun menegur Jane "Haus banget neng, habis olahraga ya." tegur Joha dengan terkejutnya Jane langsung noleh " haah iya bg ,tadi habis konser." jawab Jane ia langsung pergi dan belari kenaiki tangga dan langsung masuk kekamarnya. Jane langsung memegang dadanya, betapa terkejutnya ia, orang yang sengaja dihindarinya malah bertemu Sinar cahaya matahari dari celah jendela mulai menyilaukan wajah Cantik Jane yang sedang masih mengantuk karna tertidur sudah larut malam, ia segera bangun dan merapatkan gorden agar cahaya matahari tidak masuk, ia ingin melanjutkan sleeping beauty nya, ia bahkan lupa kalau ada Hana, ia pun memejamkan matanya dan terlelap lagi
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN