Chapter 12

1645 Kata

Part 12 Arrrggg! Suara Abi makin keras, sementara tamu itu makin kencang mengedor-ngedor pintu, seakan ikut merasakan kepanikan si empunya rumah. "Waalaikumsalam," jawab Dyah. "Lho, Pak Lurah. Ada perlu apa malam-malam bertamu, Pak?" tanya Dyah setelah pintu terbuka. "Suara apa itu?" tanya Pak Lurah. "Itu suami saya, Pak!" Pak Lurah dengan wajah panik langsung nyelonong begitu saja. Dyah mengikutin Pak Lurah dari belakang. Mendapati Abi yang kesakitan, tanpa meminta izin terlebih dahulu. Pak Lurah langsung komat-kamit dan memegang bagian pusar Abi. Abi menjerit keras, Dyah hanya jadi penonton di ambang pintu. "Tutup pintu depan!" kata Pak Lurah. Dyah tergopoh menutup pintu depan. Kemudian Pak Lurah seakan mengeluarkan sesuatu dari perut Abi beberapa kali. Allahu akbar! Teriak Pak L

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN