Jere mengelus rambut hitam Jessie yang sudah tertidur beberapa menit lalu di atas tempat tidur pink milik putrinya. Ia mengecup pipi Jessie sebelum keluar dari kamar untuk menemui Jamal dan Lion yang sedang menunggunya untuk membicarakan hal penting yang tertunda. Kebiasaan baru Jere adalah ia tidak ingin menutup pintu kamar Jessie agar bisa mengawasi putrinya dari arah sofa yang sudah ia ubah posisi nya. “Simpan di kamar nya aja, Din,” ujar Jere melihat Dina sedang menyusun mainan Jessie ke dalam kotak khusus yang disiapkan Jere. “Iya tuan.” Panggilan baru untuk Jere dari Dina yang ditentukan oleh Lion. Alasannya? karena Lion tidak ingin Dina memanggil Mas pada orang lain, selain dirinya. Sebelum pergi, Lion dan Dina sempat bertukar pandang yang membuat keduanya tanpa sadar tersenyum m

