Efek Terpesona

2057 Kata

“Dari Siapa, Ilona?” Du Ho yang tadinya enggan berkomentar pun terpancing bertanya lantaran melihat keraguan dari wajah Ilona. Wanita itu mungkin belum sadar bahwa dirinya malah menjadikan suara dering ponsel itu sebagai bahan lamunan. Barulah setelah pertanyaan itu tercetus, Ilona kembali pada kesadarannya dan merespon Du Ho. “Ng ... Nggak tahu, ini nomor tidak dikenal. Mungkin saja salah sambung, yang tahu nomor ini hanya kamu dan ayahku. Selebihnya pasti hanya salah sambung.” Ujar Ilona dengan senyum yang tampak jelas dipaksakan. Du Ho tidak ikutan tersenyum, wajahnya malah terlihat serius, meskipun ia tidak juga berkomentar. Panggilan itu dibiarkan Ilona hingga terputus sendiri, ia pun bisa leluasa mengambil sepasang sumpit demi menikmati ramennya yang tertunda. “Mari makan lagi!”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN