BAB 50

1018 Kata

Malam itu Elena tidak bisa tidur. Ia duduk di teras pondoknya sambil menatap bintang-bintang. Ia mengambil cincin emas polos dari kotaknya dan mencobanya di jari manisnya. Ukurannya sangat pas. Ia melepaskannya kembali dan menaruhnya di atas meja. Ia menyadari bahwa Andrew benar. Mereka bukan lagi remaja yang penuh impian di dermaga Ashport. Mereka adalah dua orang dewasa yang telah dihantam oleh kejamnya dunia korporasi dan pengkhianatan. Elena menyadari bahwa pilihannya bukan antara Andrew atau kesendirian. Pilihannya adalah apakah ia sudah cukup percaya pada dirinya sendiri untuk tidak terhanyut dalam pengaruh Andrew. Ia harus yakin bahwa suaranya akan tetap terdengar meski ia berada di samping pria sekuat Andrew Valente. Keesokan paginya Elena bangun dengan perasaan yang le

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN