YAKIN DENGAN NYA

1658 Kata

“Bernafas,” aku mendengar seseorang berkata, seolah-olah dari balik dinding. “Bernapas Lah, Valerie. Bisakah kamu mendengar ku?" Suara itu semakin jelas saat ini. Aku merasakan perutku kram dan aku muntah, terbatuk-batuk, dan mengeluarkan sesuatu yang asin. "Terima kasih Tuhan! Bisakah kamu mendengar ku, sayang?” tanya Raphael sambil membelai rambutku. Aku berhasil membuka mata dan melihat Raphael berada di atas ku basah kuyup. Dia mengenakan pakaiannya tetapi kehilangan sepatunya. Aku memperhatikannya, tidak bisa berkata apa-apa. Ada suara gemuruh di kepalaku dan matahari membutakan ku. Antonio memberikan kami handuk dan Raphael membungkus ku dengan handuk itu dan membawaku ke dalam pelukannya. Dia membawaku melewati semua dek, sampai kami mencapai kamar tidur, dan dia menurunkan ku. A

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN