“Kamu baik-baik saja?” tanyanya yang hanya dibalas angguka kecil oleh Xena tanpa melihat kearahnya. Xena langsung berjalan menuju lemari pakaian dan mengambil beberapa baju miliknya, Pandangan Xavier pun tertuju pada istrinya. Xena hendak memakai pakaiannya, namun ia belum melakukannya dan perlahan melihat kearah Xavier yang masih memerhatikannya. Tahu, akan maksud sang istri, membuat Xaveir pun berbalik dan segera masuk ke dalam toilet. Gadis cantik dengan rambut panjang itu pun merasa lega dna mulai membuka handuknya lalu memakain pakaiannya. Di dalam toilet, Xavier berdiri tepat didepan cermin yang memperlihatkan tubuh atletisnya. Ia berdiam diri seraya memikirkan kondisi istrinya. “Aku harus menanyakan hal ini pada Pak Xavier, atau akau langsung bertanya pada psikolog?” gumamnya.

