"Why am i so afraid to lose you, when you’re not even mine?" . . . Gema langsung memasukan motornya ke dalam garasi yang saat itu kebetulan sedang terbuka. Mobil Chandra tidak ada di sana, mungkin Pria itu pergi lagi. Namun Gema tidak peduli. Garasi terlihat luas, mungkin karena tidak ada kendaraan lain yang terparkir kecuali motornya dan satu motor lain yang sedang rusak. Saat laki-laki itu hendak keluar dari garasi, matanya tanpa sengaja melirik ke pojok, dimana ada beberapa alat bengkel ringan dan sebuah sepeda butut yang dibiarkan menua di pojokan. Gema menghampirinya, mengingat bagaimana dulu sepeda pemberian Chandra ini adalah yang paling keren di komplek tempat tinggalnya dulu. Gema memegang setang-nya yang berdebu, lalu menekan bell-nya. Bunyinya tidak terlalu nyaring lagi, ta

