Dengan gelisah Leni mengemudikan mobilnya dengan cepat. Sesekali ia melirik kearah Aiza yang berada disampingnya. Memastikan bila wanita itu baik-baik saja. Sesekali Aiza meringis. Menyalurkan rasa perih dan keram di perutnya melalui kepalan tangan diatas pahanya. Segala emosi, amarah, kesedihan dan kekecewaan bercampur menjadi satu didalam hatinya. Mobil tiba didepan UGD Rumah sakit. Leni segera keluar untuk membantu Aiza yang sudah pucat dan tertatih hingga beberapa menit kemudian tim medis yang menyadari hal itu segera meraih kursi roda dan membawa Aiza untuk segera di periksakan. Leni terlihat khawatir. Ketakutan dan cemas. Ia memang tidak ikut campur dalam urusan rumah tangga nona mudanya itu. Tapi sesama perempuan Leni tidak bisa mengelak bahwa ia ikut merasakan apa yang Aiza r
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


