Aiza terbangun pada pukul 03.00 pagi dan mendapati Arvino sedang tertidur di sofanya. Rasa bersalah bersarang dihatinya. Tapi mau bagaimana lagi, akhir-akhir ini moodnya memang hilang tanpa sebab. Aiza teringat bila sekarang waktunya melaksanakan sholat tahajud yang sudah menjadi kebiasaan sejak kecil. Karena itu ia pun beringsut ke kamar mandi dan segera mandi junub setelah berhubungan suami istri dengan Arvino. Waktu terus berjalan. Setelah mandi dan sholat tahajjud, Aiza mendekati Arvino dan menatapnya sejenak. Suaminya itu sedang tertidur pulas dengan posisi duduk bersandar nyaman oleh kedua tangannya yang bersedekap. Biar bagaimanapun Aiza merasa tidak enak hati karena mempunyai tugas skripsi dan malah Arvino yang mengerjakannya. Aiza duduk disebelah Arvino dan membangunkannya.

