Dua tahun berlalu... Kayvan masih dengan sabar menunggu Clarissa tanpa melirik cewek lain sedikit pun. "Kayv banyak lamaran yang masuk buat loe dari putri rekan bisnis papih, loe mau gak?"tanya papih Vano. "Gak pih, kayvan gak mau."jawab Kayvan. "Loe gak tertarik satu pun dari mereka? sekian banyak cewek yang malah ngelamar loe?"tanya papih Vano lagi. "Gak pih, Kayvan gak suka. Kayvan masih nunggu Risa."balas Kayvan. "Sekarang sudah dua tahun, loe belum juga bertemu, mau sampai kapan?"ujar papih Vano. "Sampai Kayvan tak bernafas."jawab Kayvan sambil menghisap rokoknya. Papih Vano hanya bisa pasrah membujuk Kayvan untuk membuka hatinya kembali untuk cewek lain namun tidak pernah berhasil. Hati Kayvan seeakan tertutup rapat tak ada celah bagi orang lain. Kayvan sangat mencintai Cla

