Pikiran yang lelah karena urusan pekerjaan membuat Kemal tidak bisa berpikir secara jernih. Siapa yang tidak kacau, saat pikirannya tengah dituntut untuk membereskan semua masalah di kantornya, tiba-tiba ia mendapatkan sebuah kiriman video dari nomor istrinya sendiri. Kemal marah, ia kecewa, terlebih saat Amira digendong oleh seorang laki-laki dan dibawa masuk ke sebuah rumah. Pikiran buruk langsung bersarang di hatinya. Kemal menyadari dirinya keterlaluan pada Amira, tapi entah mengapa rasanya begitu sulit untuk mendengarkan penjelasan Amira. Kemal takut, jika Amira akan memberikan kabar buruk, setelah dirinya memakai alat bantu seks, dan menyangka dirinya yang tidak bisa memenuhi nafsunya. Kemal takut Amira melakukan dengan yang lain juga untuk hal tersebut. Setelah sholat dan berd

