Chapter 83: Tiba-tiba

708 Kata

Telapak lengan Chesa terkepal kuat. Suasana di sekitarnya mendadak senyap seakan terhenti saat ini juga. Raka tertoleh ke samping, memegangi bekas tamparan Chesa. "Ma...af. A--aku nggak Terima kamu bilang begitu. " kata Chesa dengan suara gemetar. "Sial." Raka memandang ke arah Renata. "selamat. Ayah sama Pacar gue udah berhasil lo rebut." ujarnya sebelum benar-benar pergi meninggalkan Chesa. "Raka!" Chesa hendak berlari, dia terhenti menyadari Renata ada di dekatnya. "Tan, aku pamit dulu. Maaf," "Enggak apa-apa. Bujuk dia agar mau ke sini, ya," Renata menatap sendu. Chesa mengejar Raka hingga dirinya mendapati Cowok itu sedang duduk di bawah pohon mangga. Chesa duduk di sebelah Raka. Cowok itu nampak akan berbalik, tapi urung. "Lucu, ya? Baru sehari kita pacaran, sekarang kit

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN