Malam ini semua orang terlihat sibuk. Di belakang panggung, Chae Rin yang malam ini mengenakan long dress dengan model off shoulder berwarna navy tampak sedang berkomat-kamit. Chae Rin memanjatkan berbagai macam doa agar penampilannya berjalan lancar malam ini. Dia hanya perlu melewati satu setengah jam ke depan dengan baik, setelah itu barulah Chae Rin bisa bernapas lega. Ini resital terakhirnya sebelum ia menjalani perawatan untuk penyakitnya. Dia berharap gejala meniere-nya tidak kambuh saat ia tampil nanti. “Chae Rin-ssi,” panggil Hae Ri yang datang malam itu. “Oh... Hae Ri-ssi.” “Apa kau gugup?” tanya Hae Ri. Ia meraih tangan Chae Rin. Itu terasa dingin. Pasti pianis itu sangat gugup sekarang. “Nde,” jawab Chae Rin sambil mengangguk. Hae Ri mengusap pelan tangan Chae Rin. “Tenang

