Chapter 43

1675 Kata

Busran keluar dari kamar tamu yang ditempati oleh istrinya dengan wajah datar dan terlihat tidak tenang. Dia mengerti perasaan sang istri yang masih kesal atas apa yang terjadi. Namun, dia tidak bisa memaksa sang istri untuk pulang ke rumahnya. Hati sang istri benar-benar kesal sekarang. Ketika Busran hendak turun ke lantai bawah, dia melihat Liham, Bilal dan Gaishan. "Om Busran," sapa Liham dan Bilal. Suara Liham masih terdengar agak serak. Melihat wajah Liham dan Bilal yang sama sekali tidak bahagia, membuat Busran tidak enak dengan kejadian ini. Biar bagaimanapun juga, Alan, Bilal dan Liham sudah menjadi keponakannya setelah dia menikah dengan istrinya, dan Hamdan juga termasuk keponakannya karena sang ibu berbagi darah yang sama dengan kakek dari Hamdan. Busran melangkah mendekat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN