Happy Reading Like dulu sebelum baca Hans seketika tertegun setelah mendengar ucapan Brian baru saja. Dirinya masih mencoba mencerna kata-kata Brian. Setelah mengerti akan semua ucapan Brian, Hans menundukkan kepalanya. "Tidak mungkin." lirihnya dalam hati. "Apa yang sudah kulewatkan mengenai Aqira beberapa hari ini." Hans menjadi larut dalam pikirannya sendiri. "Memangnya kenapa kalau Aqira bukan gadis lagi, kau pikir aku peduli? Aku tau kau pasti yang memaksa Aqira bukan?" balas Hans. "Sial, ternyata pria ini tidak mudah termakan provokasiku." umpat Brian dalam hati. "Tapi lihat saja, aku tidak akan tinggal diam, aku akan membuatmu mundur dengan sendirinya sial*n." Sedangkan Aqira, wanita itu hanya diam saja di pelukan Brian. Dirinya sungguh tidak berani untuk mengatakan apa-apa

