Wanitaku

1103 Kata

Aqira berjalan menyusuri trotoar jalan raya dengan lesu. Berjalan lurus seperti orang tanpa tujuan. Pikiran dan hati wanita itu sudah melayang entah kemana-mana. Wanita itu memutuskan untuk berjalan kaki setelah mendapat telepon dari supir pribadinya bahwasanya tidak dapat menjemput dirinya. Dikarenakan istri dari supirnya itu sedang berada di rumah sakit untuk menjalani persalinan. Aqira sengaja berjalan kaki agar bisa memikirkan saran dari teman baiknya Sindy. Terkadang dirinya berpikir bahwa apa yang dikatakan Sindy ada benarnya. Tetapi kalau dia melakukan saran dari temannya itu, lalu bagaimana dengan Mommy dan Daddy. Kedua mertuanya itu sangat menginginkan cucu. Dirinya tidak sampai hati untuk mematahkan hati kedua orangtua itu, terlebih lagi Darman. Dia masih ingat ayah mertuany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN