Aqira mengerjapkan matanya, sinar matahari pagi yang memantul tepat di bola matanya, membuat mata gadis itu terlihat berbinar. Gadis itu tengah berbaring di atas ranjang dengan selimut yang menutupi sampai lehernya, seketika Aqira terduduk saat menyadari dirinya tidur di tempat tidur Brian. Kenapa aku bisa ada di sini? Aqira mencoba mengingat ingat apa yang terjadi kemarin malam, Seingatku, semalam aku tertidur di lantai dan...aku tidak ingat lagi. Apa mungkin Brian...ahh tidak mungkin, dia kan sangat membenciku.. Tapi siapa? tanya hati gadis itu. Aqira melirik ke sampingnya, kosong, lalu menoleh ke arah sofa tempatnya biasa tertidur, Brian juga tidak ada di sana. Sebaiknya aku cepat turun dari sini, jangan sampai dia melihatku tidur di sini, bergegas turun dari tempat tidur dan den

