Tania Bab 25

1138 Kata

Mia segera menyadarkannya, dia kembali menguatkan Tania untuk bisa berdiri tegak menghadapi keluarga Reza.  Perlahan Tania melangkahkan kaki masuk ke dalam rumah. Tak ada senyum yang terukir untuk menyambut tamunya. Dia duduk menunduk di sebelah Mia. Tania bersikap malu-malu seperti gadis Desa yang hendak dijodohkan.  Rinda menatapnya aneh. Dia benar-benar telah kehilangan sosok sahabat. Tania benar-benar telah berubah.  “Apa kabar, Tania?” tanya Anton.  “Baik,” jawab Tania tanpa menoleh pada asal suara.  “Papa, Mama, Reza dan Rinda datang ke sini untuk memastikan hubungan kamu dengan Reza.”  Jantung Tania mencelus. Kepalanya semakin tertunduk. Sementara matanya terpejam. Segala bentuk rasa sakit itu ingin dia lupakan. Tania tipe orang sulit bangkit, hanya dengan Delon dia berharap b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN