Apapun itu aku tidak tahu bagaimana harus menjelaskannya tentang kita yang untuk kesekian kalinya terlibat dalam sebuah rencana Tuhan, aku tidak tahu harus menyebutmu sebagai teman atau hanya seseorang aneh yang masuk ke dalam mimpiku. Kau selalu membicarakan tentang takdir seolah-olah kau mencoba untuk mengubahnya tetapi jika memang kau sengaja mengubahnya bukankah berarti ada yang harus menanggung konsekuensinya? Oliver Kei, kenapa kau tidak muncul dalam mimpiku dan membantuku menjawab semua kebingungan yang melandaku? -Monster in My Dream- *** Ayah terus melirikku di sepanjang perjalanan pulang sementara aku tetap diam. Aku terus bertanya-tanya apa yang teradi sebenarnya dan jika Oliver Kei di dalam mimpiku memberiku banyak pentunjuk, kenapa aku begitu bodoh dan tidak bisa memaham

