Kebingungan yang terus aku rasakan, bayangan yang terus menggangguku dimana pun dan kapan pun sehingga aku ingin melupakan apa yang aku alami, aku ingin keluar melalui cahaya yang menyilaukan di ujung jalan ini tetapi ternyata cahaya itu tidak pernah ada, itu fana dan lagi-lagi kita bertemu dengan cara yang tidak seharusnya. -Monster in My Dream- *** Untuk sejenak aku berhenti tertawa dan hanya menatap ke arah belakang Ayah. Dia berdiri di sana, menatapku dingin. Aku tidak tahu apakah au sudah gila atau karena kebingunganku sehingga membawanya kembali ke dunia ini seperti magnet yang tertarik, aku tidak paham. “Ada apa, Krys?” tanya Ibu, dia menepuk pundakku dan aku berjengit karena terkejut. “Ada apa, Nak?” Ayah juga berhenti melakukan hal-hal lucu dan mendekatiku, bertanya apakah ak

