Meninggalkan apartemen, mereka berdua tiba di rumah Uti sekitar jam setengah sebelas siang. "Sepi?" gumam Arni. "Biasanya jam segini Uti lagi di teras belakang, ngeliatin anggreknya sambil nunggu jam makan siang," jawab Dipa yang kemudian mengajak Arni ke teras belakang. Benar yang dikatakan Dipa, Uti tampak santai di kursinya memandangi bunga anggreknya. "Ngelamun aja nih, Uti," ucap Dipa menghampiri. "Ngajak Arni supaya gak dimarahin sama Uti karena kemarin gak pulang, pinter kamu ya," ucap Uti tersenyum sinis. "Ya ampun Uti, kan Dipa gak kemana-mana. Cuma di apartemen aja," sahutnya. Bergantian mencium punggung tangan Uti, mereka duduk tak jauh dari Uti. "Ya kan kamu biasanya kalau gak pulang ke rumah pasti sama perempuan di klub," ucap Uti. Arni memandang Dipa. "Uti ih. Itu d

