Tiba-tiba terbangun karena kebelet pipis, Arni bergegas menuju kamar mandi. "Dingin banget sih ini acnya," ucap Arni mengelus kedua lengan tangannya. Berjalan perlahan ia meraih remot ac yang berada di atas meja dekat sofa tempat Dipa tertidur. Menaikan sedikit suhu ruangan melalui remot ac, Dipa malah terbangun mendengar bunyi yang dikeluarkan oleh remot ac itu. "Kamu kedinginan?" Dipa meraih tangan Arni. Menarik dan menyelimutinya. "Kamu ngapain? Udah bagus kamu di sini saya di sana," kata Arni. "Berdua kan lebih baik." Dipa merapatkan dirinya pada Arni. Menghela nafas, Arni membiarkan dirinya berada dalam pelukan Dipa. Meski kadang mulutnya menolak, tapi dalam hatinya ia menerima dan bahagia dengan semua perlakuan Dipa. Rasanya begitu nyaman berada dekat dengan lelaki ini. *** "H

