Jumat ini, impian Arni untuk pulang cepat batal karena teman kerja beda unit meminta tolong untuk membukakan tabungan nasabah prioritasnya. 'Hah? Dion Prastio' gumam Arni kaget saat membaca nama di formulir pembukaan rekening. Tambah kaget saat ia melihat copy ktpnya. 'Ngapain harus jadi nasabah di sini sih' rutuknya dalam hati. Dengan cepat ia membukakan rekening untuk Dion dan menyerahkan pada petugas prioritas. "Gak ah, kamu aja yang ngasih." Arni menolak saat ia diminta untuk menemani menyerahkan buku tabungan itu pada pemiliknya. "Ya udah deh, nanti senin di datang ngurus ATM, minta tolong sama kamu ya?" "Nggak. Nggak. Nggak. Sama Anis aja nanti. Ini sudah selesai kan? Aku balik dulu ya," ucap Arni dengan cepat meninggalkan mejanya menuju parkiran belakang. Gak kebayang kalau di

