"Ar, coba sini," panggil Dipa. Saat ini ia sedang berada di apartemen. Membawakan segelas air putih, Arni kembali duduk di dekat Dipa yang tampak sibuk membolak-balik halaman kalender. "Ada apa, Mas?" "Kamu mau tanggal berapa? Bulan apa? Yang pasti tahunnya harus tahun ini," kata Dipa sembari menyerahkan kalender itu pada Arni. Ia memandang Dipa dengan wajah datar. "Tanggal pernikahan, Sayang. Jangan bercanda ya," ucap Dipa memalingkan wajah Arni agar menatap kalender di depannya. "Bulan apa ya, Mas?" tanya Arni menatap kalender di tangannya. "Jangan tanya aku, Ar. Kalau aku maunya kita sekarang nikahnya," ucap Dipa membuat Arni langsung fokus mencari tanggal. "Mas," ucap Arni pelan karena Dipa iseng memainkan daun telinga Arni. "Makanya cepat pilih tanggal. Kamu tinggal milih aja

