Bersamamu

1534 Kata

Jam layanan nasabah telah berakhir di pukul tiga sore. Arni melepas sepatu hak tingginya dan menggantinya dengan sepatu teplek berwarna navy yang berada di bawah mejanya. "Ish… ish…" Mbak Ita yang duduk di sebelahnya mendengus kesal sambil meletakkan ponselnya. "Ada apa Mbak, kesal gitu mukanya." "Biasanya lah, rapat bulanan." "Oh. Ikut semua biasanya ya kalau rapat bulanan?" "Iya Ar. Padahal kan kita-kita kurang ngerti juga isi dari rapatnya," ucap Mbak Ita. "Yang penting konsumsinya Mbak. Tadi aku dengar Wira pesen kue dari toko kue depan. Moga dapat tiga bungkus deh," ucap Wiwi dengan wajah penuh harap. "Kamu mah Wi, kalau makanan nomor satu. Cepet itu selesaikan maintenance data nasabahnya." Perintah Mbak Ita. 'Gak pa pa lah, mending di kantor daripada di kos' batin Arni. Ia me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN