Dikamar kosnya, Arni baru saja selesai membersihkan diri. Ia baru saja akan memesan makan malam dari aplikasi ojek onlinenya, saat pintu kamarnya diketuk oleh seseorang. Ia melepaskan handuk dari kepalanya kemudian berjalan menilik lewat jendela, mau tahu siapa yang berada di balik pintu. "Kenapa Mas Andi," ucapnya dengan setengah pintu yang terbuka. Tiba-tiba dari arah samping muncul seorang pria yang tak lain adalah Dipa. Dengan senyum lebar ia menatap Arni. "Makasih ya Mas Andi. Martabaknya jangan lupa dihabisin," ujar Dipa saat Andi pamit ke depan. Masih berdiri di depan pintu, Arni memang tak mengizinkan Dipa masuk ke kamar kosnya. "Mas Dipa mau ngapain sih?" tanya Arni. "Mau ajak kamu makan. Ayok," ujar Dipa reflek menarik tangan Arni. "Saya sudah pesan makan lewat ojol Pak," s

