"Ar, Ar." Panggilan Dipa membangunkan Arni di tengah malam. "Kenapa, Mas?" Mengucek-ngucek matanya Arni menghampiri Dipa. "Aku lapar," ucap Dipa. "Lapar? Jam berapa ini?" "Setengah dua belas," sahut Dipa santai. "Mau makan apa. Ini cuma ada roti," ucap Arni membuka plastik di atas nakas yang berisi beberapa macam jenis roti. "Ya udah itu aja. Mau makan nasi gak mungkin." Dipa menekan tombol di tepi ranjangnya. Menguap lebar, Arni membawakan beberapa roti untuk Dipa pilih. "Kamu duduk di sini," pinta Dipa. "Jadi Mas Dipa mau yang mana?" "Kamu mau yang mana?" tanya Dipa. "Keju," sahut Arni menujuk roti dengan bentuk bulat. "Buka yang itu aja. Biar kita makan sama-sama." Dipa tersenyum. "Jadi kamu hari senin sudah balik kerja?" tanya Dipa. Ia mengunyah pelan roti yang disuapkan A

