23

2142 Kata

Pagi ini hujan membasahi kota, jendela kamar tamu apartemen Biaz dipenuhi rintik - rintik hujan. Cuaca sangat mendukung untuk kembali menarik selimut dan memejamkan mata. Rasanya ingin Raline melakukan itu, namun pekerjaan di kantor menunggunya. Raline beranjak dari tempat tidur, ia membereskan tempat tidur itu dan keluar dari kamar. Tidak ditemukan Arbiaz di sisi - sisi apartemen ini, Arbiaz pasti sudah meninggalkan tempat ini sedari matahari belum terbit. Raline melangkahkan kaki nya ke kamar mandi untuk bersiap , tak butuh waktu lama dan ia sudah siap dengan pakaian kerjanya yang formal namun tidak kaku. Ia bergegas untuk sarapan. Sepiring roti sandwich dan segelas s**u sudah tersedia di meja makan, terdapat sebuah pesan diatas roti sandwich . "Habiskan ya, jangan lupa un

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN