"Setan di kampus kak Laras. Dia yang nyamar jadi lo dan sekarang... dia hantuin gue. Tolong gue..." Ucap Gerry dengan suara takut. Adam tahu kalau kawannya sangat takut. Apalagi sebelumny Gerry tidak pernah mempercayai kalau 'setan, hantu' itu tidak ada, setelah dia melihatnya dengan mata kepalanya sendiri, dia langsung menjadi seperti ini. Ketakutan dan depresi. Adam mengangguk lalu mengelus pelan punggung Gerry, berusaha untuk menangkannya. Setelah 2 jam berada di rumah Gerry, Adam memutuskan untuk pamit pulang ke rumah. Dia berpesan kepada Gerry untuk menghubunginya atau menghungi Laras jika terjadi sesuatu, dan Gerry hanya mengangguk lalu mengantarkan Adam sampai depan rumahnya. "Hati-hati." Ucap Gerry. "Jaga kesehatan lo juga, bro." Ucap Adam yang di jawab oleh anggukan dari Gerr

