37

1288 Kata

"Adam! Apa yang sedang kamu pikirkan?! Jangan buat aku tambah panik! Lihat aku!" Aku langsung tersadar ketika mendengar suara Kak Laras dengan tangisannya yang pecah. Aku menatapnya lalu memeluknya. "Aku baik-baik saja." Setelah beberapa saat aku memeluknya, akhirnya aku meregangkan pelukanku, lalu Kak Laras membantuku untuk berdiri. Aku mengambil kotak kado hijau itu, lalu berjalan meninggalkan Kak Laras yang sedang berbicara dengan penjaga kampus dan polisi yang sedang bertugas. Aku memasuki mobil, lalu menutup mataku. Pikiranku tertuju pada hantu wanita Jepang itu dan kejadian tadi sama persis dengan mimpi ketika aku sedang koma di rumah sakit. Aku ingat betul mimpi itu. Dugg.. Aku membuka mataku lalu tersenyum ketika melihat seorang perempuan yang sedang duduk manis di balik kemud

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN