Adam's POV "T-Taylor?" Aku tidak percaya ini. Taylor? Aku menatapnya tidak percaya, sudah lama aku tidak melihatnya atau ini hanya imajinasiku saja. "Taylor? Siapa Taylor?" Tanya kak Laras. Aku menoleh menatapnya tidak percaya. Apakah dia tidak bisa melihat keberadaan Taylor? "Dia sahabatku. Dia sekarang ada di depan ki..." Tidak ada. Dia menghilang. Ketika aku menoleh, dia sudah tidak ada.Tapi kenapa? Aku memegang pelipisku yang terasa pusing. Kak Laras menatapku sambil menyipitkan matanya. Aku tahu tatapan itu. Dia aneh tehadapku, tetapi dia mengerti keadaanku. Tak sengaja aku melihat benjolan di keningnya, aku menyipitkan mataku lalu tanganku terulur untuk memegang keningnya, tetapi tanganku langsung di tepis olehnya. Aku tertawa kecil. Aku tahu itu sakit kalau di pegang, tetapi ta

