Laras menatap keluar jendela. Beban di pikirannya membuat dia menjadi sedikit pusing. Malam yang dingin juga membuat tubuh Laras menggigil. Dengan langkah pelan dia berjalan menuju ranjangnya, lalu duduk di tepiannya, menatap sebuah foto yang masih membuatnya bingung. Apalagi kalau bukan isi dari kotak kado hijau itu yang sengaja di fotonya ketika di dalam mobil menuju rumah Adam. Dia memperbesar foto tersebut. Dia menghela nafasnya, bahkan sampai sekarang Adam sama sekali belum memberitahunya tentang maksud dari isi kado tersebut. Di tempat lain, Adam terus menatap isi kado tersebut. Entah kenapa dia tidak bisa melihat apa yang terjadi sebelum dan sesudah kado ini diberikan kepada seseorang dulu. Dia mengacak rambutnya saking frustasinya karena tidak bisa menemukan apa-apa. Tidak tahan

