Kita adalah perempuan yang bahunya dikokohkan oleh keadaan, kita diajarkan dewasa oleh kenyataan, sampai tidak sadar kalau kita bisa melalui hal berat yang bisa membuat sebagian orang bunuh diri karena lelah. Mungkin kita memang tidak bisa mengecap bagaimana bahagianya menjadi anak yang dimanja oleh orangtuanya dengan segala kemewahan dan kebahagiaan lainnya, tapi kita bisa mengecap kebahagiaan atas pencapaian yang telah kita lalui. --- Mulai saat itu, aku mulai mengikuti apa yang sebelumnya Lolita sarankan. Aku terus berusaha untuk melupakan Dane, terlebih setelah aku lihat-lihat kalau Dane semakin dekat dengan perempuan itu. Dari apa yang aku baca, perempuan bernama Bia itu perempuan yang cerdas, dia anak semata wayang dari keluarga ber-uang, dia sangat disayangi oleh kedua orangtuanya

