"Adaa apa, sayang?" tanya Barack ketika istrinya hanya diam sambil memperhatikan Abraham dan Lili yang kian menjauh. "Ah. Tidak apa-apa," balas Verga berdusta. Terang saja dia kenapa-kenapa. Hatinya seperti tertusuk sembilu melihat mertuanya dekat dengan perempuan muda selain dirinya. "Sungguh?" Barack memeluk istrinya dan memberikan kecupan kecil penuh cinta di kening Verga. "Hmm ... kamu mengenalnya? Maksud ku ... apa kau kenal Lili?" tanya Verga penasaran dan ingin secepatnya mendapatkan jawaban dari Barack. "Emmm." Barack berpikir selama beberapa detik namun itu serasa berjam-jam bagi Verga. Dadanya bergemuruh dan sekilas kecemburuan dan ketakutan menyusupi hatinya. "Ya. Papa dan kakek Lili berteman. Dia yatim piatu dan kakeknya meninggal beberapa waktu lalu. Sesekali dia data

