"Kau yakin tak masalah aku memegang ini?" tanya Verga memperlihatkan kunci brangkas pada Barack. Dia tak ingin menggali permusuhan dengan ibu tiri Barack. Mengingat bagaimana cara wanita itu memandangi nya saja sudah membuat Verga ngeri. "Turuti saja kata orang tua itu. Dia sangat tempramental dan tak ingin dibantah!" balas Barack mengendurkan dasi miliknya lalu menghampiri Verga yang melihatnya dengan mata yang sendu. "Tapi?" sergah Verga tak yakin. Dia ingat sekali waktu Inggrid dan Serly menghajarnya habis-habisan waktu di galeri. Dan bukan hal tidak mungkin, wanita itu akan melakukannya lagi atau bahkan menyewa pembunuh bayaran untuk menghabisi nyawanya. "Sssttttt." Jari telunjuk Barack menempel pada bibir Verga yang kemerahan dan lembab. "Selama aku hidup, tak akan aku biarkan

