66. Aura Membunuh

1704 Kata

"Akhirnya... Selamat datang kembali di rumahmu yang mewah dan super besar ini Devan Adelio Sanjaya!" seru Devan menyelamati dirinya sendiri. Dengan mata terpejam, cowok yang ada dalam tubuh Alena itu menghirup bau rumah yang sudah lama tidak dia hirup. Ah, Devan baru sadar jika dia bisa rindu rumah juga. "Lho, Den Devan sudah pulang?" Bi Yana yang kebetulan sedang membersihkan lantai dua turun dan langsung menghampiri anak majikannya yang sudah duduk di ruang keluarga. Tadi, Bi Yana memang melihat kedatangan Devan dari atas. "Ya, Bi!" Seruan itu membuat Bi Yana menatap dua remaja berbeda kelamin itu dengan bingung. Dia bertanya pada Devan, tapi siapa anak gadis yang ikut menjawab pertanyaannya itu? Mengetahui kekhilafannya, Devan berdehem dan memalingkan muka. Cepat-cepat dia meraih r

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN