Double s**t

1213 Kata

"Bang Edo please jangan bercanda, ini semua gak lucu bang hiks. Gak, lepasin gue kak!" Tangisan Alaina tidak bisa terkendalikan lagi ketika melihat Edo sudah tertutupi selimut sampai wajahnya. "Udah Na lo yang tenang, gue mohon." Hyunki berusaha semaksimal mungkin buat nenangin Alaina. "Gak! Semuanya bohong. Bang Edo belum mati, bohong hiks." Alaina udah narik selimut yang nutupin muka Edo. Dia meluk Edo dan goyangin badan Edo. Mungkin itu pelukan terakhirnya. "Sayang tenang, abang kamu udah tenang disana hiks." Mama Alaina gak kalah histeris lihat anaknya meninggal. Hatinya sakit sekali. Bedanya, mama Edo lebih menerima anaknya diambil sama Tuhan. Dia udah ikhlas, tapi Alaina masih gak percaya abangnya udah gak ada. "Abang, gue mohon buka mata lo. Gak bang lo gak boleh ninggalin gue.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN