Shaka dalam perjalanan pulang menuju apartemennya acara setelah makan malam dengan rekan bisnisnya. perasaannya tidak nyaman, entah apa yang ducanpurkan dalam minuman yang tadi diminumnnya. sebenarnya acara makan malam belum selesai tapi ada sesuatu yang bergejolak dalam dirinya yang harus segera ditunaikan
" s**t " makinya sambil terus memencet klakson mobilnya.
" sial banget gue, macet lagi " tak henti mulutnya Menggerutu hingga sampai di baesmant apartemennya.
langsung sja dia menuju lift untuk mengantar dirinya, menuju unit kamarnya. sambil berjalan dia melonggarkan dasi yang dipakainya ketika sampai di depan pintu apartemen dia langsung memencet Pasword apartemen nya.
begitu masuk langsung dilihatnya shanum yang berjalan dari arah dapur menuju ruang nonton
" mas Shaka baru pulang??? tanyanya yang kaget karena kehadirannya yang tiba tiba " sudah makan??? " tanyanya lagi
shaka yang melihat Shanum langsung berhambur Kearahnya dan langsung menciumnya.
" mas Shaka apa apaan sich??? teriaknya ditengah ciuman itu " lepas mas... " sambil memukuli d**a Shaka
Shaka tidak peduli dengan teriakan Shanum malah semakin brutal.
" mas kamu gila ya???? makinya lagi ketika Shaka menariknya secara paksa menuju kamar lelaki tersebut. sampai di kamar dilemparkannya badan Shanum ke atas ranjang.
Shanum berusaha memberontak dan melepaskan diri dari Shaka tapi apa daya kekuatan Shanum tidak sebanding dengan Shaka. dan akhirnya dia hanya bisa pasrah menerima perlakuan Shaka yang sebenarnya adalah suaminya sendiri dan dia juga mempunyai hak atas apa yang ada pada diri Shanum.
setelah kejadian itu Shaka langsung tertidur karena kelelahan. tapi tidak dengan Shanum dia duduk di samping Shaka dengan air mata yang terus mengalir.
" kenapa harus dengan cara seperti ini mas ?? tanyanya dalam hati sambil memandangi wajah Shaka yang tertidur lelap.
" kamu sudah menghancurkan semuanya, sekarang aku benar-benar hancur mas. " ucapnya lagi.
setelah agak tenang, dia pun beranjak meninggalkan kamar Shaka menuju kamarnya. sambil berjalan tertatih tatih dia langsung ke kamar mandi untuk membersihkan diri. pakaiannya yang masih berserakan di kamar Shaka sudah tidak di pedulikan lagi, saat ini dia hanya ingin mandi dan beristirahat.
********
pagi harinya belum jam enam Shanum sudah siap untuk menuju rumah sakit, hari ini dia dinas pagi dan sengaja dia pergi lebih cepat untuk menghindari pertemuan dengan Shaka.
pukul delapan Shaka baru terbangun dari tidurnya. kepalanya terasa sangat sakit.menyibakkan selimut untuk menuju kamarr mandi dia pun menyadari bahwa tak ada sehelai benang pun di tubuhnya. memperhatikan sekelilingnya pakaian nya yang semalam berserakkan dilantai, dan yang membuatkan terhenyak ketika melihat pakaian dalam wanita dan juga jilbab cream dan baju tidur yang biasa di pakai oleh Shanum ketika dia sedang bersantai dirumah.
perlahan-lahan dua mulai mengingat kejadian semalam.
" s**t, gara-gara minuman sialan itu. apa yang garus kulakukan sekarang??? apa yang harus kukatakan pada Shanum??? padahal aku sudah berjanji tidak ajan menyentuh nya sekalipun. apa yang harus kukatakan pada dinda ketika dia kembali " ucapnya dalam hati
pusing memikirkan itu semua tak lama dia mulai memunguti pakaian yang berserakan dan memasukkan ke dalam keranjang pakaian kotor. tapi ketika dia menarik selimut dia melihat bercak darah di seprai dan membuatnya kembali tertegun.
" ini pasti darahnya Shanum karena kejadian semalam. ternyata dia sangat menjaga dirinya dengan baik selama ini. haruskah aku senang karena menjadi orang yang pertama menjamahnya??? " tanya nya pada diri sendiri sambil tersenyum simpul " ah entahlah atau aku harus memulai semuanya dari awal bersama Shanum??? " tanyanya lagi
setelah membereskan kamar Shaka langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dan bersiap menuju kantor.
dia akan menyuruh asistennya untuk membatalkan kontrak dengan pak Andhika yang akan menjebaknya.
******
kehidupan Dinda di semarang semakin bebas saja. walaupun sekarang dia menjalin hubungan asmara dengan kekasihnya rival, seorang pria beristri. seakan tiada takutnya masih menggoda pria beristri lainnya yaitu willyam seorang pengusaha kaya raya. sebenarnya kalau dia mau setia dan tidak terlalu tergila gila pada rival mungkin sekarang dia sudah bahagia bersama Shaka yang sekarang menjadi suami adiknya.
kalau masalah harta Shaka termasuk salah satu pengusaha muda yang sukses dan bisnisnya tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan sampai ke mancanegara. dan wajah tidak perlu di tanyakan lagi, sekali tersenyum membuat para wanita kelepek-klepek. tapi sifat manusia berbeda-beda dan tidak pernah akan puas pada apa yang kita miliki.
dan hari ini, dinda ada temu janji lagi bersama willy. sudah seminggu semenjak pertemuan terakhir mereka karena willy harus kembali ke Jakarta dan sekarang dia berada di semarang lagi untuk pertemuan bisnis dan juga untuk menemui selingkuhan nya saat ini.
" sayang aku sangat merindukanmukanmu " ucap willy
" aku juga kangen banget sama kamu, kamu lama banget sich disana. " balas Dinda
"kamu kan tahu, aku harus cari alasan biar bisa ketemu sama kamu. biar kita tetap aman sayang "
" iya dech "
" gimana kalau kamu ikut aku aja ke jakarta??? " ajak Willy
" aku belum bisa kesana sayang, aku masih takut ketemu sama keluarga besarku. " kilah Dinda memberi alasan padahal dia hanya tidak ingin kehilangan rival untuk kedua kalinya, entah apa yang membuat dinda begitu tergila-gila pada rival. padahal dia sudah membohongi nya dulu dengan mengaku istrinya yang sekarang adalah sepupunya. tapi memang terkadang cinta itu begitu membingungkan kan!!?
" baiklah kalau begitu, tapi begitu kau siap katakan saja padaku, aku akan membawamu kembali. " ucap Willy " sekarang layani aku dulu, aku sudah tidak sabar " ucapnya lagi sambil mencium bibir dinda
dinda sedang beristirahat setelah permainan mereka yang begitu menguras tenaga, tapi gawainya malah berbunyi. dia pun langsung mengambil handphone nya dan melihat nama yang tertera di layar gawainya.
" rival, tumben siang siang gini
dia nelpon. " ucapnya bertanya-tanya
dinda membawa handphonenya menuju kamar mandi untuk menerima panggilannya karena tidak ingin Willy mendengar percakapannya
" ya sayang "
"..... "
" aku lagi ketemuan sama teman diluar, ada apa?? "
"....... "
" beneran??? ksmu gak bohong lagi kan sama aku??? "
"....... "
" oke, sebentar lagi aku pulang dech. aku tunggu di apartemen ya. "
"...... "
" iya aku bakalan dandan cantik dan sexy spesial buat kamu seorang. "
setelah mengakhiri telpon nya dia langsung keluar dari kamar mandi dan bersiap siap untuk pulang.
" kamu mau kemana din??? " tanta willy ketika melihat dinda mengenakan kembali pakaiannya
" maaf sayang aku ada urusan mendadak " jawabnya berbohong
" bukannya kau akan menginap bersamaku malam ini??? " tantanya lagi
" planning nya sich begitu, tapi kayak nya batal dech, aku ada kerjaan penting nanti malam dan sekarang aku harus pulang bersiap siap "
" tapi aku kan masih mau mengulang yang tadi, aku masih belum puas. "
" kapan juga kamu puas, berkali-kali pun pasti masih mau terus. " ucap dinda sambil mencium pipi selingkuhannya itu.
" itu kamu tahu, jadi kapan kita bisa ketemuan lagi!???aku hanya beberapa hari saja disini din.. " ucapnya lagi berusaha mencegah kepergian dinda.
" nanti malam aku bakal hubungi kamu lagi. oke sayang, aku jalan dulu ya sayang. "
" baiklah biar aku antar kamu "
" gak usah , biar aku naik taxi online aja. kamu istirahat aja. "
" oke kalau itu maumu "
setelah kepergian dinda, willy pun melanjutkan istirahatnya sambil tersenyum sendiri mengingat permainannya tadi bersama dinda
" kamu memang sungguh menggairahkan dinda, gak sia sia aku keluar uang banyak untuk bisa menikmati tubuh indahmu itu "