di dalam kamar disebuah apartement, sepasang kekasih sedang memadu kasih. dia adalah Dinda dan kekasihnya, Rival. disini lah dia sekarang, bersembunyi dari seluruh keluarganya di kota Semarang. sudah memasuki 2 bulan dia bersembunyi dan tak ada sekalipun niatnya untuk menghubungi keluarganya.
" kamu memang gak pernah mengecewakan sayang " ucap Rival sang kekasih setelah pertempuran mereka
" makasih sayang, kamu juga begitu. selaku membuatku terbang melayang. " ucap Dinda tak tahu malu " kamu nginap kan malam ini???? " tanya lagi
" maaf sayang, kayaknya gak bisa. Luna sakit. " jawab Rival
" tapi kamu kan sudah janji sama aku. " rajuk Dinda
" sebagai gantinya amu sudah kirimkan uang buat kamu pake shoping entar malam, gimana??? mau kan???? "
" iya dech, "ucapnya sambil memeluk kekasihnya itu.
" kita baru aja selesai Dinda, jangan lagi kau memancing hasratku. " ucap Rival yang melihat tubuh kekasihnya yang masih polos.
" aku gak masalah kalau kamu masih mau mengulangnya" ucap Dinda memancing sang kekasih
baru akan memulai tiba tiba-tiba gawai Rival berbunyi nyaring
kring
kring
kring
" siapa sich??? " umpatnya karena mengganggu kesenangannya.
dilihat layar gawai nya. nama bi Asih tertera di layar
" ada apa bi????? " tanya nya ketus
"...... "
" apa??? baik lah bibi langsung bawa aja. saya langsung nyusul kesana. " balasnya lagi dan langsung menutup hand phone miliknya
" ada apa sayang??? " tanya Dinda
" Luna pingsan di kamarnya, jadi Ku suruh bi Asih bawa langsung ke rumah sakit, aku mau langsung menyusul kesana " jawab Rival sambul mengenakan kemeja miliknya.
" jadi ini gak di lanjut??? "
" maaf sayang, aku terburu-buru " ucapnya sambil mencium kening kekasih nya.
lalu berjalan keluar kamar sambil mengetik sesuatu di gawainya.
" uangnya sudah ku kirim, selamat berbelanja sayang " teriaknya dari arah ruang tamu.
bersamaan dengan itu. berbunyi juga gawai milik Dinda pemberitahuan notifikasi m bangking. dengan wajah sumringah dia, mengambil gawainya dan semakin cerah senyuman nya melihat nominsl yang dikirim oleh sang kekasih.
" ternyata sangat mudah mendapatkan uang, tinggal buka sedikit s**********n, udah masuk 30 jeti, makin sayang dech. " ucapnya
setelah nya Dinda langsyng menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya karena dia akan pergi ke mall untuk shoping.
*******
asik berjalan sendirian suara seseorang mengejutkan Dinda.
" Dinda... " teriaknya menanggil sambil berjalan menuju arahnya.
seketika Dinda membalikkan tubuhnya kearah sumber suara.
" pak Willy... " ucapnya tertegun tak percaya
" kamu Dinda kan??? " tanya nya
" iya pak, apa kabar??? "
" aku baik - baik aja. "
pak Willy adalah salah satu pengusaha yang pernah menggunakan jasanya untuk mempromosikan produk dari perusahaannya.
willy adalah seorang pria beristri dan mempunyai 2 orang anak. di usianya yang sudah menginjak kepals 5 tapi masih terlihat gagah.
" kamu tinggal di Semarang sekarang??? "
" iya pak, untuk sementara saya menetap disini. "
" jadi kerjaanmu gimana??? "
" saya rehat dulu sekarang, sambil menunggu job baru. "
" jadi sekarang kamu nganggur??? "
" seperti itulah pak "
" gimana kalau jamu kerja pada saya lagi??? "
" tapi untuk sementara saya gak bisa balik ke jakarta pak "
" emangnya ada apa?? "
" saya ada sedikit masalah dengsn keluarga besar saya pak "
" kalau begitu tidak masalah, kerjaannya ada disini kok. "
"beneran pak??? "
" iya, tapi kamu masih maukan temanin saya satu malam saja. saya masih terbayang - bayang malam panas kita waktu di Bali. "
" kalau begitu gampang, kapan bapak mau??? . mumpung saya lagi free "
" oke kalau gitu, malam ini kamu nginap diGrand Candi Hotel bareng saya. soalnya
besok siang saya sudah pulang kembali ke jakarta. urusan saya sudah selesai disini. "
" oke pak bos. "
" sekarang mau kemana??? "
" saya berbelanja kebutuhan pribadi saya pak,
" biar saya yang temanin. "
sepanjang berbelanja semua di bayar oleh willy. setelah pulas berbelanja mereka langsung menuju hotel tempat willy menginap.
********
sudah satu bulan Shanum mengikuti koas di RSCM dan kegiatan ini cukup Menyita waktunya. pergi pagi dan pulang sore, atau sore pulang malam atau malam pulang pagi. dan untuk hari ini dia dapat giliran jaga sore
kehidupan pernikahan nya pun belum ada kemajuan sama sekali. suaminya semakin menjauh dan Shanum pun sudah gak mau ambil pusing. kebutuhan hidup memang dipenuhi oleh Shaka tapi tidak dengan kebutuhan batinnya.
dan hari ini dia sudah janjian bersama dua sagabatnya di sebuah cafetaria. pulang dinas Shanum langsung menuju kesana.
sampai cafe yang di tuju Shanum melihat 2 orang sahabatnya yang sudah menunggu.
" kalian udah lama nunggunya?? " tanya Shanum
" gak num, bru 5 menitan kami sampai. " jawab Nadya
" kamu sibuk banget sich num, ampe susah buat ketemuan. " rengek Renata ketika Shanum meletakkan b****g nya di kursi
" sorry sayang,aku kan harus serius jalanin kuliah ku biar cepat dapat gelar dokternya. "
" terus gumana hidup lu sama Shaka??? udah ada kemajuan??? " tanya Nadya serius
" gak ada sama sekali alias zonk. " jawab Shanum
" masa sich si Shaka gak tertarik sama lu??? " tanya Renata
" atau jangan jangan dia gak normal " ucap Nadya sambil tertawa terbahak bahak
" gini aja num, ntar kalau lu pulang sambut dia dengan lingerie, kalau dia gak tertarik fix dia itu kelainan. "ucap Nadya menggurui
" gila aja, aku gak mau. nanti fipikir gue cewek murahan lagi. "
" emangnya kenapa dia kan suami lu, wajarkan kamu tampil sexy di depannya. manjain suami besar lho pahalanya "
" sok tahu banget lu nad, kayak sudah punya laki aja lu " ledek renata
" tapi aku malu, lagian dia sudah pernah tegaskan bahwa dia gak cinta sama aku. gak mungkin donk Aku menghiba memohon cinta sama dia. "
" terserah lu dech, gedek gue ngomong sama lu tapi gak pernah di dengar " ucap Nadya mulai jengkel.
mereka bertiga terlalu asik bercengkrama hingga tak terasa waktu terus berjalan
" kayaknya aku mesti pulang dech, sudah larut ni, takut mas Shaka pulang duluan. " ucap shanum
" bentar lagi dech Num, kita jan masih kangen sama kamu " ucap Renata
" iya num " Nadya ikut menimpali
" gak bisa donk, kalian berdua sich enak belum ada suami masih bebas kemana-mana.nah aku sudah ada laki yang mau di urus di rumah neng, so aku harus pulang sekarang. oke baby " ucap Shanum sambil bangkit meninggalkan tempat duduknya setelahnya dia langsung menuju mobil honda CR-V miliknya hadiah dari Shaka.