17 tunangan√

1972 Kata

Keputusan telah tersepakati, Fara keluar dari rumah sakit pagi ini. Kebahagiaan sangat kentara menguasai Fara. Alasannya mungkin klise tetapi berpengaruh besar pada kondisi kesehatan seseorang yang memilik riwayat penyakit jantung. Fara menggandeng tangan Seira yang ikut menjemputnya. Jangan tanyakan Jeza, lelaki itu sibuk pada pekerjaannya yang tidak bisa ditunda. Pemotretan di pantai Ancol. Fara tidak mempermasalahkan karena putranya itu telah berjanji akan pulang sore hari. Intinya, Jeza akan kembali sebelum acara pertunangan dimulai. “Tante, Iqbal menunggu di lobi.” Kinan yang baru selesai menelepon langsung melapor tentang kedatangan Iqbal yang menjemput mereka. “Baiklah.” Fara tersenyum menanggapi ucapan keponakannya itu. Fara bersyukur, Iqbal terlahir di dunia ini dan menjadi b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN