56. Menyesakkan DadΔ √

1799 Kata

Mega kembali dengan kue cokelat yang menggugah selera. Tidak ada basa-basi yang dilakukan Mega bahkan ia tidak peduli pada tetangganya yang menyapa. Biarkan saja dia dianggap sombong, bukan apa-apa, Mega hanya takut jika tiba-tiba Jeza dan yang lain tiba di waktu yang tidak diketahui, kan bisa-busa ketahuan kalau ia tidak bisa membuat kue. Lagian ia juga tidak ingin menggosip pada tetangga yang mulutnya lebar dan suka menceritakan aib orang lain. Astaga! Mega membuka kue dari kotak dan memindahkan ke piring. Ia juga sudah membeli tepung dan beberapa telur dan sengaja ia pecahkan untuk meyakinkan sandiwaranya lalu tersenyum setelah puas. Namun, detik berikutnya ia menghela napas kasar. Kenapa ia begitu bahagia dan repot sekali padahal ia sudah tidak bekerja di studio Jeza dan juga bukan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN