79. Kayla dan Rencananya√

2197 Kata

(BEBERAPA JAM MENUJU MALAM ULANG TAHUN IQBAL) Jeza tersenyum melihat istrinya yang uring-uringan gara-gara gaun yang ada di lemari sama sekali tidak muat ke tubuhnya lagi. Perutnya yang besar menjadi penghalang sehingga terkesan ketat dan menyesakkan napasnya. Karena itu pula kamar mereka layaknya kapal pecah karena Seira mengeluarkan isi lemari itu tanpa ampun. “Sayang, aku gak nemu yang pas. Tiba ada yang pas itu kayak baju jaman dulu kali. Masa iya ke ulang tahun Iqbal pakai gaun kayak gini?” Seira menunjukkan gaun panjang berwarna kuning menyala ke hadapan Jeza dengan bibir mengerucut lucu. Jeza mengulum senyum. Sumpah ia tidak habis pikir bagaimana bisa istrinya punya pakaian berwarna terang dengan model kacau balau seperti itu. “Ini aku beli di mana dulu, ya? “ Seira berpikir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN