"Saat itu aku melakukan sesuatu yang tidak manusiawi. Percaya atau tidak aku berniat mencuci otaknya agar ia tidak berpikir untuk lari dariku, " jelas Rei pada akhirnya. Ia membongkar rahasia yang tidak ingin ia ungkapkan pada siapapun tapi Ryan memaksanya membeberkan hal itu. Rahasia yang terus menghantuinya baik dalam tidur maupun sadar. "Aku tidak mau melakukan hal kejam itu lagi. " Kebenaran tentang ketidak bersalahan Naia yang terungkap menjadi pintu kehancuran dunianya. Mungkin segalanya akan jauh lebih mudah jika Naia bersalah. Rei akan mudah memaafkan dirinya sendiri yang menyakiti Naia jika gadis itu bersalah. Sayangnya Naia tidak bersalah, ia murni, cintanya tulus dan Rei menyiksa gadis yang mencintainya tanpa syarat itu. Meninggalkan trauma sehingga Naia terjatuh dalam duni

