Sebentar lagi aku ujian, masalah Mas Ser belum juga selesai dan sekarang aku juga harus memikirkan tentang pernikahan?! Rasanya kepalaku mau pecah karena dipaksa memikirkan semua itu. Dalam beberapa bulan ke depan umurku akan menginjak 21 tahun. Aku masih terlalu muda untuk mengatasi semua masalah ini. Yeahh… sebagian besar orang mungkin menganggapku telah dewasa, tapi banyak masalah membuatku jadi stres. Tanpa sadar aku lari ke lapangan berumput dekat komplek rumahku, tempat yang sama dengan lokasi pelarian Mas Ser ketika dahulu kabur dari rumah karena ngambek. Karena sudah malam, tempat ini begitu sunyi dengan hanya disinari satu tiang lampu dan cahaya rembulan yang malam ini terlihat jelas di langit. Kepalaku mendongak, memandang keindahan langit malam dihiasi bintang dan bulan yang

