Walau terkesan mendadak, tapi aku menyiapkan diri untuk menjelaskan kepada mama dan papa tentang Mas Ser. Kami adalah keluarga, dan kami juga tinggal bersama, maka karena itu aku tidak ingin menyembunyikan apapun dari orang tuaku. Mas Ser menunggu diluar ruangan, sementara aku masuk terlebih dahulu. “Ma… Pa…” panggilku, membuat mama dan papa yang tengah menonton televisi menoleh menatap kehadiranku. “Jeha, kamu nggak belajar?” Mama bertanya. Aku meringis, sekarang memang jam belajarku tapi masalah Mas Ser bukan hal sepela hingga harus diutamakan saat ini. “Iya ntar Jeha belajar kok, tapi sebelum itu ada yang mau Jeha bicarakan sama mama dan papa,” kataku kemudian duduk di antara mereka berdua sementara Hannah duduk di bawah sedang bermain boneka. “Mau bicara apa Jeh?” tanya Papa. Dan

