Keajaiban itu membuatku merasa terjebak dalam sebuah film. Tidak menyangka, kecupan ringan yang kuberikan beberapa saat yang lalu berhasil mengubah Mas Ser menjadi sosok pria kira-kira seusia 25 tahunan. Aku menahan napas sesaat ketika mata kami bertemu dalam detik pertama. Mataku membeliak kaget karena wajah Mas Ser mengingatkanku pada wajah pria asing yang berada di mimpiku tempo hari. Pria sama yang telah mencuri first kiss-ku di kamar. Astaga! Aku tidak menyangka jauh sebelum aku berhasil mengubah Mas Ser, sejatinya pria itu sudah lebih dulu muncul di dalam mimpiku dengan wujudnya sebagai manusia. Bibir Mas Ser melengkung membentuk senyum. Tatapan matanya masih sama, dengan kesan dingin namun meneduhkan. Seperti yang pernah aku bilang, Mas Ser dalam wujud manusia pasti sangat tampan

