Kami sepakat kalau malam ini Mas Ser tidur di lantai beralaskan selimut sedangkan aku tetap tidur di atas ranjangku. Aku mengintip Mas Ser yang tidur di bawah samping tempat tidurku. Pria itu sudah menutup mata dan membuatku leluasa untuk memandangi wajah damainya. Gerakan tangan Mas Ser yang memeluk tubuhnya mengejutkanku dan langsung terkesiap takut ketahuan. Tapi ternyata tidak, Mas Ser hanya menggerakkan tangannya saja tanpa membuka mata. Mungkin pria itu kedinginan. Spontan aku merasa kasihan padanya yang harus tidur di lantai. Kubenarkan letak selimut agar menutup sampai ke dadanya, dan perhatian itu membuat Mas Ser terbangun. Mata cokelat keemasan miliknya menatap lekat diriku yang ketahuan sedang membenarkan selimutnya. Dengan gugup akupun menjawab, “Eh… itu, kayaknya Mas Ser ke

