“Kau serius tidak sadar jika aku menyukaimu? Menurutmu kenapa aku mengajakmu untuk mencoba saling jatuh cinta jika aku tidak menyukaimu, uh?” Saat ini Arthur dan Airin sudah kembali ke kamar mereka, berbaring di atas tempat yang tidur yang sama dengan menggunakan satu selimut yang sama tanpa ada pembatas apapun yang menghalangi mereka. Namun pertanyaan yang sebelumnya Arthur ajukan padanya membuat Airin terdiam sangat lama hingga Arthur menolehkan kepala padanya. “Apa kau memang sebodoh itu sampai berpikir jika perasaanmu padaku itu bertepuk sebelah tangan?” “Ini, ini! Yang seperti ini!” Airin juga menolehkan kepalanya pada Arthur. “Menurutmu bagaimana aku bisa tahu kau juga menyukaiku jika kau selalu bersikap seperti ini padaku? Di dunia ini mana ada pria yang bilang bodoh pada wanita

